Mengemuka Kembali, Tekad Perdamaian The Jak dan Viking

Ditulis oleh: -
Appwall707.gif
Sepakbola Magz -- Sikap sportif yang ditujukan oleh suporter Persija Jakarta – The Jakmania (The Jak) – kepada Persib Bandung dalam laga klasik Persija vs Persib di Stadion Utama Gelora Bung Karno Minggu (10/8) lalu, memunculkan kembali tekad perdamaian The Jak dan Viking --kelompok suporter tebesar Persib Bandung.

Laga Persija vs Persib yang berakhir imbang 0-0 Minggu (10/8) diawali dengan mengheningkan cipta untuk Panglima Viking Ayi Suparman alias Ayi Beutik yang meninggal meninggal di RS Advent, Sabtu (9/8), atau sehari sebelum laga berlangsung.  

Semua pemain dari kedua kesebelasan juga melakukan mengheningkan cipta di tengah lapangan. Spanduk-spanduk ucapan bela sungkawa dari The Jak pun terpampang di stadion utama GBK.

Ketua Jakmania, Larico Ranggamone, berharap perselisihan antara dua komunitas besar itu dapat diakhiri. Ia pun turut berduka atas meninggalnya Ayi Beutik.

"Momen ini, terlepas dari meninggalnya Kang Ayi, ke depannya kami ingin jadi suporter yang baik dan kami bisa saling mengunjungi. Jakmania bisa ke Bandung dan Viking bisa ke Jakarta. Kita merasa kehilangan sosok suporter yang mempunyai karakter," katanya seperti dikutip situs resmi Persib.

Secara pribadi, dirinya pun sudah membebaskan berbagai rasa yang muncul dari perselisihan antar suporter.

Ia tidak menafikkan masih adanya oknum suporter yang belum sevisi dengannya untuk menciptakan sepak bola Indonesia maju. Namun, secara organisasi, Rico menegaskan Jakmania turut berduka cita dan ingin menyelesaikan perselisihan ini.

"Beban berat kami jika permusuhan ini terus dipelihara. Dan sekarang, ada kesempatan untuk mewujudkan perdamaian itu," tegasnya.

Sebenarnya The Jak dan Viking sudah pernah menandatangani perjanjian damai dalam pertemuan yang diprakarsai oleh Polda Jawa Barat dan Polda Metro Jaya di kantor Mapolres Bogor 11 April 2014. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak menandatangani ikrar perdamaian.

Poin-poin "islah" The Jak dan Viking saat itu antara lain berisi tekad saling menghormati, tidak melakukan hal-hal yang dapat menimbulkan kebencian, konflik fisik, maupun tindakan anarkis lainnya. Namun, tampaknya masih banyak "akar rumput" kedua kubu suporter yang masih belum mau berdamai.*
Download uc WEB sma bungurasih (1.5Mb)
Appwall707.gif
Sory, link only available on ucweb
Mirror uc WEB sma bungurasih (1.5Mb)
Appwall707.gif
Sory, link only available on ucweb